Sabtu, 06 November 2010

Membayar Keadaan

Pernahkah kau berpikir
bagaimana kau masih mudah

berlari di tanah lapang
atau bahkan tertawa riang

di depan rumahmu


Aku yakin kau tak pernah
memikirkan hal ini
yang penting bagimu sekarang
adalah dunia dan segala indahnya


Beberapa dasawarsa

telah lewat,
di masa yang telah lampau
kau bahkan tak kan mampu

membuang mukamu ke langit
sekedar memahami arti hidup

Ya
aku yakin kita tidak sempat

Merenung bukan berarti banyak waktu
Berpikir bukan berarti pintar
Berkumpul bukan hanya sekedar silaturahmi
tapi itu perlu

Kalau bukan karena suatu tujuan
atau mungkin lebih tepat adalah
suatu harapan
tapi ini bukan angan-angan

Kau pikir atas nama apa
hingga kau bersenang-senang
tanpa takut ada senapan yang mengincar

Kau pikir ini semua
terjadi begitu saja?

Kau pikir ini takdir?

Apa yang ada di otakmu, Hah?

Mungkin memang seharusnya
Kau turut merasakan deritanya
Kau harus mencoba
memikul ransel bertabur mesiu
menenteng senapan bertahta dosa dan pahala
atau menggenggam belati bertelekan darah



dibuat di sriwulan
29082010
22.55-23.17

artikel serupa



1 komentar:

inspirasi kecilku mengatakan...

pertama sudah bingung dengan maksud kata kontemplasi..
kedua tambah bingung dengan rangkaian kata-kata yang hampir tanpa makna ini..
hehehe...
ora opo2, tetep semangat ngeBLOG!!!

Posting Komentar